16 March 2016

[Sosok Inspirasi] Dr. Marwa Azab: Seorang Ibu, Professor Psikologi, Dosen, Penulis, dan Pembicara


Aku masih dihantui bayang-bayang Fahri, seorang laki-laki almost perfect tokoh utama novel best seller Ayat Ayat cinta. Setelah Kang Abik mengatakan kalau di dunia ini banyak sosok seperti Fahri, bahkan lebih hebat, aku mulai mencari situs-situs yang mungkin saja bisa memberikanku informasi tentang orang-orang seperti Fahri. Untuk apa? Untuk belajar dari kehidupan mereka, bagaimana peran mereka dalam berdakwah, dan lain sebagainya.

Kalau zaman dahulu orang-orang hebat sangat mudah dijumpai, salah satunya adalah Imam Syafi’i.

Dari Ubaid bin Muhammad bin Khalaf Al-Bazzar, dia berkata, “Ketika Abu Tsaur ditanya tentang siapa yang lebih pandai antara Imam Asy-Syafi’i dan Muhammad bin Al-Hasan, maka ia menjawab bahwa Imam Asy-Syafi’i lebih pandai dari pada Muhammad, Abu Yusuf, Abu Hanifah, Hammad, Ibrahim, Al-Qamah dan Al-Aswad.”

Sedang Ar-Rabi’ berkata, “Aku pernah mendengar Al-Humaidi dari Muslim bin Khalid, ia berkata kepada Imam Asy-Syafi’i, ‘Wahai Abu Abdillah, berfatwalah. Aku bersumpah demi Allah, sesungguhnya kamu sekarang sudah berhak mengeluarkan fatwa.’ Padahal Imam Asy-Syafi’i pada saat itu baru berusia lima belas tahun.”

Usia lima belas tahun sudah mengeluarkan fatwa. Bayangkan dear, bayangkan? Waktu usiaku lima belas tahun lagi seneng-senengnya main sama temen SMA. Tapi disini aku tidak akan bahas tentang Fahri atau Imam Syafi’i. Melainkan sosok wanita hebat diluar sana bernama Dr. Marwa Azab. Nama ini aku temukan ketika aku mencari situs-situs yang mungkin saja bisa memberikanku informasi tentang orang-orang seperti Fahri, seperti yang aku sebutkan diawal. Baiklah, lain kali aku ingin sekali menulis tentan Imam Syafi'i, namun aku belum banyak mengetahui tentangnya. 

Siapa Dr. Marwa Azab?

Ibu dari tiga anak ini adalah seorang professor ilmu saraf. Menyelesaikan masternya dalam bidang Pshycology dan meraih PhD dalam bidang Biological Science dengan penekanan pada Neuroscience.

Ketika ditanya apa pekerjaannya, ini jawaban Dr. Marwa Azab,

“I am a mother of three children. My family is my number one priority.”

“I cannot be sitting in one place from 9-5, or squeeze my crazy ideas in one job, so I work on many projects. I have taught for three different departments: psychology, human development, and biology. I do public speaking on a variety of topics and I blog for HuffingtonPost, Elephant Journal, and other places. I am also a life-coach, either one-on-one, or for couples and small groups.”

Diluar kesibukannya sebagai professor psikologi, dosen, penulis, dan pembicara di banyak tempat, Dr. Marwa Azab tetap memprioritaskan anak-anak dan keluarganya. Dr. Marwa Azab juga begitu memperhatikan kondisi umat islam di Amerika.

Katanya, umat islam perlu menyediakan ruang yang nyaman untuk para imam sehingga mereka dapat terus memotivasi masyarakat dan membantu melestarikan dien islam. Ketidaknyamanan tersebut membuat beberapa imam disana telah mengundurkan diri dan meninggalkan masjid untuk mencari sesuatu yang lain.

Terakhir, pesan dari Dr. Marwa Azab ini aku suka sekali.

“Go for it girl! Before starting, make your intention that this knowledge is collected to strengthen your iman, community, and yourself. Learn your deen before diving into science. Sometimes, young people with little background in Islam get so infatuated by the illusion that science is perfect and can answer all life questions, and they end up leaving Islam.”

Katanya, sebelum memulai memahami semua ini, niatkan bahwa pengetahuan yang kamu dapatkan untuk memperkuat imanmu, masyarakat, dan diri sendiri. Pelajari agamamu sebelum menyelam ke dalam ilmu pengetahuan. Kadang-kadang, anak muda dengan sedikit latar belakang Islam dibuat tergila-gila bahwa ilmu pengetahuan itu sempurna dan dapat menjawab semua pertanyaan hidup dan mereka akhirnya meninggalkan Islam.

Dear, sesungguhnya banyak yang seperti Fahri, Dr. Marwa Azab ini salah satu buktinya. Aku saja yang kurang gaul. Betapa media-media sekarang lebih banyak mengangkat sesuatu yang negatif, hingga orang-orang hebat seperti ini jarang sekali muncul di permukaan.

Kajian-kajian Dr. Marwa Azab bisa dilihat di Marwa’s TEDx talk: https://www.youtube.com/watch?v=ryNjSP5VVI8

Referensi: mosaicofmuslimwomen.com

3 comments:

  1. ini Dr.Marwa Azab di TedX ya? Oka tau tedX pas diputar di kelas. Kadang suka nonton jg. tapi suka bingung mau nonton yang mana. Oke, ntar mau nonton Dr. Marwa Azab.

    emangnya diluar sana, imam gak diberikan ruang atau keadaan yang nyamankah? Jadi penasaran kan akunya.Ketidaknyaman seperti apa itu?

    Pesan beliau benar benar ngena banget. Tp oka rasa ilmu juga perlu dlm memahami agama? seperti mau shalat, harus ada ilmunya jg seperti bagaimana gerakan dan bacaan shalat yg benar.
    benar gak tuh mbak? Maaf kalau oka salah memahami. :)

    ReplyDelete
  2. Pelajari agamamu sebelum menyelam ke dalam ilmu pengetahuan.


    Pernyataannya bener banget, setuju saya.

    ReplyDelete
  3. subhanalloh.. agama memang no 1.. terutama islam yang mempunyai arti keselamatan.

    ReplyDelete