25 February 2014

Kepada Diam

Kepada diam,
Yang tak pernah aku tahu dunianya seluas apa

Kehadiranmu yang seringkali dihiraukan
Padahal kau mampu bentengi tajamnya kata-kata
Bekukan setiap lidah meronta

Kepada diam,
Maukah kau temaniku selalu?
Dikala nafsu inginkan bicara
Dikala pikiran ingin muntahkan segalanya
Ajariku berkata seperlunya saja
Kadang hanya perlu kau untuk menegur
Kadang hanya perlu kau untuk menasihati

Kadang hanya perlu kau untuk mengisyaratkan
Kadang hanya perlu kau

Kepada diam,
Yang aksaranya pernah disebut Sang Baginda
Bahwa kau lebih mulia dari bongkahan emas

Kepada diam,

Jika kau bukanlah pilihan terbaik
Berkatalah, sehingga dunia diam



Bandung, 25 Februari 2014

2 comments:

  1. Suka banget sama kalimat akhir 'Kepada diam, jika kau bukanlah pilihan terbaik. Berkatalah, sehingga dunia diam!"

    ReplyDelete