4 May 2012

Ketika Ku Rindu Pada Si Hitam Hijau

Apa kabar raga? Mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan. Apa kabar iman? Semoga semakin hari semakin meningkat keimanannya. Hanya sekedar ingin menyapa sahabat-sahabat semua. Sudah lama tidak bertatap muka, bertegur sapa, melingkar dan membahas "masalah" (yang dibahas masalah terus perasaan :p).

Ikut nyampah yah! Semoga mau nerusin baca tulisan "ga penting" ini ya? Ga akan menimbulkan efek samping apapun ko. Hehehe

Udah berapa lama ya ga bahas masalah? Ga beradu argumen? Ga ngurusin adik-adik tersayang (#tersayang? :p hehehe)? Ga kumpul-kumpul walaupun geje? Ga silaturrahim? Pulang kemaleman karena rapat yg ga pernah bisa efisien? Ga jenguk orang yang sakit (emang siapa yg sakit? --a)?
Setelah beberapa bulan ini disibukkan dengan berbagai macam ujian, gimana nih ujannya? (telat nanyanya --" ujiannya udah dari kapaaan). Sangat sulit, sulit, biasa aja, mudah, atau sangat mudah? (cukup dijawab dalam hati) Semoga ujian kemarin adalah sarana bagi kita untuk meningkatkan keimanan kepadaNya.

Udah lama juga ga pake si hitam hijau? Mungkin udah disimpen ditumpukkan paling bawah dan terlipat rapi. Jadi teringat dua tahun lalu waktu mendapatkan si hitam hijau. Lahirnya ruhul jadid @36 di cisintok (suara bayi menangis #apasih). Inget wajah-wajahnya waktu lagi pembagian baju, ada yang nangis, bingung, "lempeng" (buat siapa aja yang ngerasa, hehehe :p). Udah kaya skenario drama ftv stasiun televisi *piiiiiiiiiip*

Sudah sunatullah perjalanan ini dipenuhi kerikil tajam. Yang terkadang curamnya tidak mampu kita daki, badainya tidak mampu kita lalaui, namun ketahuilah sahabat-sahabat, karena tidaklah Allah memberikan ujian, MELAINKAN IA MENCINTAIMU.

"Allah mengujimu untuk meninggikan derajatmu di surga, KARENA IA MENCINTAIMU. 
Ia mengujimu agar kamu sadar dari kalalaian jiwamu dan agar kamu tidak terlena dengan dosa-dosamu, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu untuk menghapus kesalahanmu, karena Ia mengharamkan nerakaNya darimu, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu agar kamu menyadari nikmat-nikmatNya sehingga kamu dapat mensyukurinya, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu agar kamu mengetahui nilai dunia dan hakikatnya, sehingga kamu menyadari betapa bernilainya akhirat, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu supaya kamu berhak mendapatkan ridho dariNya, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu agar kamu merasa rendah dihadapanNya, sehingga kamu senantiasa berdo'a di malam hari dan berharap Allah segera mengabulkan do'amu, serta mengganti satu nikmat yang telah hilang dengan nikmat lain yang berlimpah, KARENA IA MENCINTAIMU.
Ia mengujimu agar kamu masuk syurga dengan jalan yang sangat mudah, KARENA IA MENCINTAIMU."

Afwan, terlalu banyak nih nyampahnya. Hehehe
Ini ceritaku, apa ceritamu? :p 

No comments:

Post a Comment